SEKILAS INFO
: - Minggu, 02-10-2022
  • 1 tahun yang lalu / VISI SMA NEGERI 1 BATU “Terwujudnya Sekolah Unggul Berlandaskan Iman dan Takwa Serta Berbudaya Lingkungan”

BUNGA KUPU-KUPU

(Bauhinia Purpurea)

Gambar: Pohon bunga kupu kupu di SMAN 1 Batu

Bunga Kupu-kupu (Bauhinia Purpurea), demikian tanaman berbunga ini kerap dinamai di Indonesia. Tanaman dari famili Fabaceae di Indonesia sering kali dijumpai sebagai tanaman peneduh dan tanaman pagar. Bunga Kupu-kupu sebenarnya adalah nama umum untuk penyebutan berbagai tanaman dari genus Bauhinia sp, yang jumlahnya hingga 300-an jenis. Namun yang paling dikenal adalah spesies Bauhinia purpurea.

Nama latin tanaman ini adalah Bauhinia purpurea L. yang mempunyai beberapa nama sinonim seperti Bauhinia castrata Blanco, Bauhinia coromandeliana DC., Bauhinia platyphylla Span., Bauhinia purpurea var. corneri de Wit, Bauhinia rosea Corner, Bauhinia triandra Roxb., Bauhinia violacea Corner, Caspareopsis purpurea (L.) Pittier, dan Phanera purpurea (L.) Benth.

Klasifikasi Ilmiah Bunga Kupu-kupu :

Kingdom : Plantae.

Divisi : Tracheophyta.

Kelas: Magnoliopsida.

Ordo : Fabales.

Famili : Fabaceae.

Genus : Bauhinia.

Spesies : Bauhinia purpurea L.

Dinamakan bunga Kupu-kupu lantaran sekilas daun bunga tanaman ini menyerupai kupu-kupu. Sedangkan bentuk bunganya sekilas hampir menyerupai anggrek. Dalam bahasa Inggris tanaman ini disebut sebagai Butterfly Tree, Orchid Tree, Purple Bauhinia, dan Purple Camel’s Foot.

Bunga Kupu-kupu (Bauhinia purpurea). Gambar : Baskoro

Meskipun tumbuhan ini tersebar secara alami di Asia (China dan Asia Tenggara), namun ternyata bukanlah tanaman asli Indonesia. Tanaman yang ditumbuh di Indonesia merupakan hasil introduksi, meskipun beberapa study memasukkan Indonesia sebagai habitat alami tanaman ini. Kapan dan siapa yang membawa bunga kupu-kupu masuk ke Indonesia, belum jelas. Selain diintroduksi ke Indonesia, bunga ini juga diintroduksi ke banyak negara lain mulai dari Amerika, Australia, hingga Afrika.

Pohon bunga kupu-kupu (Bauhinia purpurea) berukuran sedang dengan tinggi mencapai 5 meter. Kulit batang berwarna coklat keabu-abuan. Daun berukuran 10-20 cm, berwarna hijau dengan bentuk menyerupai sayap kupu-kupu; bagian pangkal membulat ganda (seperti pangkal hati) dan bagian ujungnya pun ganda melonjong. Bunga berwarna merah muda, terdiri atas lima kelopak, dan berwarna harum.

Tanaman ini tumbuh baik di daerah beriklim tropis dan subtropis dengan ketinggian antara 500-2000 meter dpl. Di Indonesia bunga kupu-kupu biasa ditanam sebagai tanaman penghijauan di tepi jalan, sebagai pagar hidup, atau hidup meliar di semak-semak.

Daun Bunga Kupu-kupu (Bauhinia purpurea) yang menyerupai kupu-kupu

Pohon bunga kupu-kupu dapat dikembangbiakan secara generatif (dengan menggunakan biji) ataupun secara vegetatif, yaitu dengan stek ataupun cangkok. Perawatannya cukup mudah bahkan cenderung menjadi tanaman invasif.

Getah dan kayu pohon kupu-kupu mengandung tannic acid dan glukosa. Sedangkan bunganya mengandung astragalin, isoquercitrin, guercetin, pelargonidin 3-glukoside, dan 3-triglucoside butein galactoside. Dengan kandungannya tersebut, bunga kupu-kupu dapat digunakan sebagai anti-bakteri, anti-diabetes, analgesic, anti-inflammatory, anti-diare, anti-kangker, nephroprotective, dan aktivitas regulasi hormon tiroid. Pun untuk mengobati nyeri, rematik, pembengkakan paha, kejang, dan diare (bunga).

Tumbuhan bunga kupu-kupu terdaftar dalam status keterancaman yang dikeluarkan oleh IUCN Redlist. Statusnya adalah spesies Least Concern.

Sumber: https://alamendah.org/2014/09/15/bunga-kupu-kupu-bauhinia-purpurea/

 

TINGGALKAN KOMENTAR