SEKILAS INFO
: - Minggu, 02-10-2022
  • 1 tahun yang lalu / VISI SMA NEGERI 1 BATU “Terwujudnya Sekolah Unggul Berlandaskan Iman dan Takwa Serta Berbudaya Lingkungan”

JAMBU BOL

(Syzygium malaccense)

Gambar: Pohon Jambu Bol di SMAN 1 Batu

Jambu bol (atau jambu kepaljambu dersonojambu jamaikajambu merah) adalah pohon buah kerabat jambu-jambuan. Buah jambu ini memiliki tekstur daging yang lebih lembut dan lebih padat dibandingkan dengan jambu air. Tidak begitu jelas mengapa namanya demikian karena bol (bahasa Melayu) atau bool (bahasa Betawi) yang berarti “pantat”.

Nama-nama daerahnya di antaranya jambu bo, jambu jambak (Min.), jambu bool (Sd.), nyambu bol (Bl.), jambu bolo (Mak.), jambu bolu (Bug.). Juga, jambu darsana, dersana, tersana (Jw.Md.); kupa maaimu (Sulut); nutune, lutune, lutu kau, rutuul (Mal.) dan lain-lain.[1]

Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Malay apple, sementara nama ilmiahnya adalah Syzygium malaccense (yang berarti: ‘berasal dari Malaka’) menunjuk pada salah satu wilayah asal-usulnya.

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan       :         Plantae

Divisi            :         Magnoliophyta

Kelas            :         Magnoliopsida

Ordo             :         Myrtales

Famili           :         Myrtaceae

Genus          :         Syzygium

Spesies        :         S. malaccense

Nama binomial

Syzygium malaccense

(L.) Merr. & Perry, 1938

Sinonim

Eugenia domestica Baill., 1876

Pemerian botanis

Pohon yang berukuran sedang,[2] hingga sekitar 15 m. Batang lurus, gemangnya hingga 20–45 cm, bercabang rendah dan bertajuk rimbun padat sampai membulat, memberikan naungan yang berat.

Daun tunggal terletak berhadapan, dengan tangkai pendek 1-1,5 cm, yang tebal dan kemerahan ketika muda. Helaian daun lonjong, besar, menjorong, 15-38 x 7–20 cm, tebal agak kaku seperti jangat.

Karangan bunga muncul pada bagian ranting yang tak berdaun (sering pula pada cabang dekat batang utama), bertangkai pendek dan menggerombol, berisi 1-12 kuntum. Bunga merah agak ungu atau jambon, berbilangan 4, bergaris tengah 5–7 cm; tabung kelopak panjang 1,5–2 cm; helai mahkota merah, lonjong, bundar telur atau bundar, 1,5–2 cm; benang sari banyak, panjang s/d 3,5 cm; panjang tangkai putik 3-4,5 cm.

Buah buni berbentuk bulat sampai menjorong, dengan garis tengah 5–8 cm, merah tua, kuning keunguan, atau keputihan. Daging buah padat, tebal 0,5-2,5 cm, putih dengan banyak sari buah dan wangi yang khas, asam manis sampai manis. Bijinya sebutir, bulat kecoklatan, berukuran besar dan berdiamater 2,5-3,5 cm.

Gambar:https://www.facebook.com/341289466737249/photos/pcb.622530458613147/622530188613174/?type=3&theater

Kegunaan

Bunga jambu bol

Buah jambu bol biasa disajikan sebagai buah meja. Rasanya ada yang manis, ada yang asam, ada pula yang sepat. Jambu bol, bersama dengan jambu air dan jambu semarang atau jambu cincalo memiliki pemanfaatan yang kurang lebih serupa dan dapat saling menggantikan. Buah-buah ini umumnya dimakan segar, atau dijadikan sebagai salah satu bahan rujak. Namun bisa pula kita gunakan buah yang belum masak sebagai rujak.[2] Aneka jenis jambu ini juga dapat disetup atau dijadikan asinan.

Karena rasa dan aromanya, jambu bol pada umumnya lebih disukai orang. Bahkan, pada zaman Hindia Belanda dahulu, jambu bol pernah diusahakan besar-besaran. Namun kini, dia hanya digunakan sebagai tanaman pekarangan saja. Sastrapradja et al (1980) beralasan bahwa “… karena tidak adanya peremajaan sehingga banyak pohon tua yang mati dan tidak produktif.” Di antara ketiga jenis spesies berikut ini -jambu batu (Psidium guajava), jambu air (Syzygium aquaeum), jambu semarang (Syzygium samarangense),- jambu bol termahal di antara ketiganya.

Kulit batangnya digunakan sebagai obat seriawan. Sedangkan kayunya yang keras dan kemerahan cukup baik sebagai bahan bangunan, asalkan tidak kena tanah.

Ekologi

Bunga jambu bol yang berguguran di tanah.

Jambu bol dapat ditemui di mana-mana dan penyebarannya hingga ketinggian 1200 mdpl. Kadang-kadang dijumpai di hutan-hutan sekunder tua dan biasanya berasosiasi dengan jambu kopo (Syzygium zollingrianum). Jambu bol umum diperbanyakan dengan biji, bisa juga dengan cangkokan. Musim berbunganyanya Mei-Juni dan sudah bisa dipanen pada Agustus-September. Kadang-kadang, terjadi gejala dimana satu pohon jambu bol tampak subur dan segar, tetapi tidak mau berbunga dan berbuah.

Asal usul dan penyebaran

Asal usul pohon buah ini tidak diketahui dengan pasti, akan tetapi jambu bol ditanam luas sejak lama di Semenanjung Malaya, Sumatra dan Jawa.

Karena manfaatnya, jambu bol kini ditanam di banyak negara tropis, termasuk di negara-negara Karibia seperti Jamaika serta Trinidad dan Tobago.

Gizi serta kandungan di dalam buah jambu jamaika dihitung per 100 gram :

Kalori: 49

Protein: 2,3 gram

Lemak: 0,2 gram

Karbohidrat: 9,6 gram

Serat: 3,5 gram

Kalsium: 8 mg

Fosfor: 8 mg

Zat besi: 0,3 mg

Kalium: 14 mg

Beta karoten: 92 mcg

Vitamin B1: 0,13 mg

Vitamin B2: 0,01 mg

Vitamin C: 22 mg

Niasin: 0,5 mg

Manfaat atau khasiat jambu jamaika.

  1. Menjaga keseatan mata

Jambu jamaika atau jambu bol mempunyai kandungan berupa beta karoten dan bermanfaat untuk tubuh. Ini merupakan senyawa alami yang dapat ditemukan pada makanan termasuk buah.

Dikutip dari laman University of Rochester Medical Center, beta karoten dapat membantu melindungi tubuh dari masalah kesehatan terutama yang berhubungan dengan mata.

Beta karoten yang terdapat di dalam jambu jamaika karena akan diubah dari beta karoten menjadi vitamin yang bagus untuk kesehatan mata Anda. Selain mempertajam penglihatan, vitamin A juga kaya akan antioksidan dan bantu menjaga kesehatan kulit.

  1. Menurunkan demam

Saat tubuh mengalami demam, tubuh tentu merasa tidak nyaman. Selain hawa tubuh yang terasa lebih panas, biasanya Anda juga kehilangan selera makan. Padahal, penting untuk tetap menjaga asupaan makanan serta cairan saat demam.

Jambu jamaika mengandung flavonoid serta vitamin C untuk mengurangi peradangan serta meningkatkan kekebalan tubuh. Lalu, kandungan air di dalam buah ini juga bisa membantu mencegah terjadinya dehidrasi saat sakit.

  1. Menjaga kesehatan tulang

Kandungan mineral dibutuhkan untuk setiap orang karena membantu agar tubuh tetap berfungsi dengan baik. Salah satu kandungan mineral di dalam jambu jamaika adalah kalsium.

Manfaat kalsium dalam jambu jamaika adalah untuk membantu menjaga agar tulang dan gigi tetap kuat sehingga mencegah osteoporosis di kemudian hari. Tidak hanya itu saja, kalsium juga dapat membantu melepaskan hormon dan enzim yang memengaruhi hampir semua fungsi di dalam tubuh.

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Ada pula kandungan mineral lainnya dari jambu jamaika, yaitu zat besi yang merupakan salah satu mineral terpenting bagi kesehatan.

Hal ini karena zat besi adalah bagian dari hemoglobin, protein yang membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh lainnya. Ini juga membantu memberikan oksigen ke area otot

Salah satu manfaat jambu jamaika karena adanya kandungan zat besi adalah membantu mengatasi kelelahan. Saat tubuh kekurangan zat besi, maka tingkat energi pun menurun.

Maka dari itu, zat besi juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena hemoglobin dapat melawan penyakit serta infeksi.

  1. Mencegah kerusakan sel

Selain mineral, tubuh juga memerlukan antioksidan. Anda bisa mendapatkannya dari makanan seperti buah, sayuran, serta suplemen.

Pada buah jambu jamaika, ada juga senyawa antioksidan seperti beta karoten dan vitamin C yang bermanfaat untuk mencegah terjadinya kerusakan sel di dalam tubuh.

  1. Melancarkan buang air besar

Hampir setiap sayuran dan buah mempunyai kandungan serat yang baik untuk tubuh.

Begitu juga dengan kandungan serat di dalam jambu jamaika yang bermanfaat untuk membantu melancarkan saluran pencernaan. Maka dari itu, hal ini bisa melancarkan buang air besar sehingga mencegah terjadinya sembelit.

  1. Menjaga tekanan darah

Manfaat atau khasiat lainnya dari jambu jamaika adalah membantu menjaga tekanan darah. Hal ini karena di dalamnya terdapat kandungan kalium yang merupakan bagian dari mineral serta elektrolit. Anda bisa mennbah asupan buah serta sayuran dengan kandungan kalium untuk menurunkan tekanan darah serta mencegah hipertensi.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Jambu_bol https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-jambu-jamaika/

TINGGALKAN KOMENTAR