SEKILAS INFO
: - Minggu, 02-10-2022
  • 1 tahun yang lalu / VISI SMA NEGERI 1 BATU “Terwujudnya Sekolah Unggul Berlandaskan Iman dan Takwa Serta Berbudaya Lingkungan”

MATOA

(Pometia pinnata)

Gambar: Pohon Matoa di SMAN 1 Batu

Matoa (Pometia pinnata) adalah tanaman buah khas Papua. Pohon matoa tergolong besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dan berdiameter rata-rata maksimum 100 cm. Pohon matoa umumnya berbuah sekali dalam setahun. Biasanya, pohon ini berbunga pada bulan Juli sampai Oktober dan berbuah tiga atau empat bulan kemudian. Penyebaran buah matoa di Papua hampir terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga ketinggian ± 1200 m dpl. Pohon ini tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal. Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang baik adalah iklim dengan curah hujan yang tinggi (>1200 mm/tahun).[1] Matoa juga terdapat di beberapa daerah di Sulawesi, Maluku, dan Papua New Guinea. Buah matoa memiliki rasa yang manis.

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan       :         Plantae

Divisi            :         Magnoliophyta

Kelas            :         Magnoliopsida

Ordo             :         Sapindales

Famili           :         Sapindaceae

Genus          :         Pometia

Spesies        :         P. pinnata

Nama binomial

Pometia pinnata

Budidaya pohon matoa dapat dikembangkan dengan dua cara, yakni secara generatif (menanam biji) dan vegetatif (pencangkokan). Jika berminat dengan pembudidayaan matoa secara vegetatif (pencangkokan), disarankan untuk memilih pohon induk yang sudah menghasilkan buah dengan kualitas super, baik rasa maupun ketahanan pohon terhadap penyakit atau hama. Pilihlah salah satu cabang pohon yang unggul setelah itu sayat kulit untuk menghilangkan kambiumnya. Tutup sayatan cabang pohon matoa dengan tanah yang dibungkus dengan plastik atau sabut kelapa. Biarkan cangkokan sampai mengeluarkan akar. Setelah cangkokan mengeluarkan akar, potong lalu pindahkan ke plastik polybag yang telah diisi dengan campuran tanah gembur dan pupuk kandang. Untuk budidaya matoa secara generatif (menanam biji), maka semailah biji matoa yang berasal dari buah matoa yang sudah tua. Biarkan sampai bibit sampai memiliki tinggi batang sekitar 10–15cm, kemudian pindahkan ke polybag. Rawat bibit sampai tinggi batang sekitar 40–50cm sebelum ditanam di lahan tanam permanen.

Kekurangan penggunaan media polybag adalah tidak dapat menghasilkan buah yang optimal karena ruang tumbuhnya terbatas. Pohon matoa akan tumbuh optimal apabila ditanam di tanah secara langsung. Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 cm x 50 cm dengan kedalaman 50 cm – 60 cm. Isi lubang dengan pupuk kandang sampai 2/3 bagian terisi. Sebelum lubang ditanami, biarkan lubang terlebih dahulu selama 1 bulan agar pupuk kandang meresap sempurna dan kondisi tanah stabil.

Pemupukan tanaman matoa dimulai pada saat tanam. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik 5 kg, SP 36 1 kg, urea 0,5 kg, dan kapur 1 kg. Semua pupuk dicampur menjadi satu dengan tanah galian, bagian atas dibiarkan selama 4–6 hari kemudian ditanami dengan bibit matoa. Buah matoa siap dipanen pada umur empat tahun dari hasil cangkokan, namun untuk budidaya matoa dari biji akan memerlukan waktu enam tahun untuk berbuah. Pemanenan dilakukan dengan cara memotong tangkai buah matoa mengunakan gunting panen buah atau pisau tajam.

Selain lezat, buah matoa ternyata memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Manfaat yang pertama adalah untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Buah matoa dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi karena kandungan zat yang bersifat diuresis. Kandungan ini dapat meningkatkan jumlah cairan yang dikeluarkan dari tubuh. Jika kadar cairan di dalam tubuh tinggi akan membuat tekanan darah meningkat. Kedua, matoa dapat menangkal penyakit kronis. Hal ini dikarenakan, buah matoa memiliki kandungan zat tanin yang merupakan antioksidan. Antioksidan sendiri merupakan penangkal utama radikal bebas yang menyerang tubuh. Radikal bebas yang masuk dalam tubuh bisa menyebabkan sel-sel rusak hingga menyebabkan penyakit kronis seperti penyakit, stroke dan diabetes. Ketiga, matoa dapat meningkatkan kesuburan wanita. Buah matoa mengandung vitamin E dan antioksidan yang dapat meningkatkan kesuburan wanita. Vitamin E yang ada di buah matoa mengandung antibodi yang mampu melindungi telur dan meningkatkan kesuburan sebesar 20-30%. Vitamin E juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Tepatnya, buah ini bisa meningkatkan regenerasi sel kulit yang dapat mengurangi tanda penuaan. Selain itu, vitamin E juga merupakan antioksidan yang bisa melindungi kulit dari paparan radikal bebas dan sinar UV. Keempat, matoa kaya vitamin C yang berfungsi menangkal radikal bebas, kalsium dan kalium. Kelima, matoa menghilangkan stress karena buah ini mengandung beberapa senyawa yang bisa digunakan sebagai obat penenang alami. Dan yang terakhir, matoa mencegah jerawat. Buah berbentuk lonjong ini memiliki beberapa senyawa yang bersifat antimikroba sehingga bisa memerangi bakteri di kulit wajah penyebab jerawat.

Buah Matoa

Buah matoa adalah buah yang berukuran bulat kecil terkadang lonjong seperti telur puyuh. Rasanya manis dan legit seperti kelengkeng dan rambutan. Selain itu, warna kulitnya ungu terkadang merah sedikit kehijauan dan terasa halus dan licin bila disentuh. Buah matoa berasal dari Papua. Meskipun buah ini asli endemik Papua, Anda bisa menemukan buah Matoa tumbuh di daerah lain seperti Sumatera, Maluku, Sulawesi hingga Nusa Tenggara. Saat ini sudah banyak daerah lain yang juga membudidayakan buah matoa.

Buah Matoa masih satu kerabat dengan buah rambutan, hanya saja buah ini tidak berambut seperti rambutan. Struktur pohonnya hampir mirip dengan rambutan yaitu tumbuh tinggi menjulang dengan buah yang tumbuh secara bergerombol. Pohonnya memiliki daun yang lebih lebar dari pada daun pohon rambutan. Batangnya pun besar dan kuat

Beberapa Jenis Buah Matoa

Buah matoa terkenal karena rasanya yang manis dan lezat, di samping itu manfaat yang dimilikinya untuk kesehatan sangat melimpah. Rasa buah Matoa sedikit unik karena merupakan perpaduan rasa buah kelengkeng, durian dan nangka. Rasanya yang sedikit unik membuat orang-orang penasaran akan khasiatnya. Di tempat aslinya yakni Papua. Anda akan menemukan dua jenis Buah matoa, yaitu buah matoa jenis kelapa dan buah matoa jenis papeda. Perbedaan dua jenis buah matoa tersebut terletak pada dua hal. Diantaranya adalah :

  1. Tekstur

Buah matoa jenis kelapa memiliki tekstur yang agak kenyal seperti buah rambutan. Di samping itu, buah matoa kelapa tidak lengket, sedangkan buah matoa jenis papeda memiliki struktur yang lebih lembek dan lengket.

  1. Warna

Matoa jenis kelapa memiliki warna kulit hijau terang sedangkan matoa jenis papeda memiliki warna lebih gelap yaitu hijau tua atau cenderung kemerahan.

Nilai Gizi

Buah matoa mengandung beberapa kandungan zat gizi dan nutrisi yang cukup penting dan dibutuhkan oleh tubuh. Di antaranya adalah vitamin C, vitamin E, vitamin B1, antioksidan, glukosa, kalsium, potassium dan nutrisi lainnya

Di samping itu, buah matoa juga terdiri dari beberapa senyawa penting. Senyawa-senyawa ini memegang peranan penting dalam berbagai proses dalam tubuh manusia. Diantaranya yaitu senyawa flavonoid, senyawa tanin, senyawa saponin, dan senyawa alkaloid.

Semua nutrisi dan senyawa buah matoa di atas sangat bermanfaat bagi tubuh terutama untuk kesehatan dan kecantikan. Banyak masyarakat yang sudah menyadari manfaat akan buah manis nan legit ini. Mereka berupaya untuk meningkatkan produksi buah matoa di kebun-kebun di beberapa daerah selain Papua. Oleh sebab itu, buah matoa ini bukan lagi buah yang langka, karena kini Anda bisa mendapatkannya dengan mudah.

Manfaat Buah Matoa Bagi Kesehatan

Manfaat buah matoa Papua memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Meskipun beberapa orang kurang menyukai karena aromanya yang agak tajam, namun kandungan senyawa dan nutrisinya terbukti ampuh untuk menjaga kesehatan secara optimal. Buah matoa ini juga dipercaya mampu membersihkan dan mengeluarkan racun yang terkumpul di dalam tubuh sehingga dapat menghindarkan berbagai penyakit. Berikut ini adalah manfaat buah matoa bagi tubuh.

  1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Buah matoa memiliki kandungan serat cukup tinggi. Serat inilah yang bermanfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit. Kandungan serat dalam buah matoa terbilang cukup tinggi sehingga gangguan seperti sembelit dapat diatasi secara langsung. Selain itu, buah matoa juga akan menyehatkan usus Anda karena zat yang paling dibutuhkan untuk kesehatan usus adalah serat.

  1. Mencegah serangan jantung koroner

Buah matoa dapat melancarkan aliran darah, melawan radikal bebas dan membersihkan sisa metabolisme. Semua hal tersebut pada akhirnya akan mengurangi resiko terjangkitnya penyakit jantung koroner. Penyakit ini merupakan momok terlebih bagi orang yang sudah berusia lanjut. Kandungan senyawa dalam buah matoa dipercaya mampu menekan segala penyebab munculnya penyakit ini.

  1. Aman untuk diabetes

Meskipun buah matoa mengandung floktosa yang cukup tinggi, namun senyawa gula ini aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Inilah manfaat buah matoa untuk diabetes. Kandungan gula ini tidak berbahaya seperti gula dalam tanaman tebu. Sifatnya dan struktur gulanya berbeda. Gula dalam tebu memiliki karakteristik susah dipecah dan diuraikan sehingga ia akan mangendap dalam darah dan menyebabkan kadar gula tinggi. Sementara itu, sifat floktosa pada buah ini mudah dipecah dan dialirkan menuju otak sehingga ia tidak mudah mengendap dalam darah.

  1. Meningkatkan Kesuburan

Manfaat buah matoa untuk kesuburan adalah bahwa ia memiliki kandungan vitamin E yang tinggi. Vitamin E berfungsi untuk melindungi sel telur agar tidak mudah terlepas, meningkatkan kesuburan dan juga mencegah pecahnya membran selama masa kehamilan. Buah matoa ini sangat baik untuk dikonsumsi oleh para wanita karena secara langsung memberikan efek meningkatkan kesuburan.

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Seperti yang kita ketahui bersama, vitamin yang paling bermanfaat dalam hal peningkatan daya tahan tubuh adalah vitamin C. Tidak dipungkiri bahwa buah matoa ini mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Ia akan menjadi antioksidan yang akan menangkal radikal bebas, juga memperkuat sistem kekebalan tubuh.

  1. Mengobati Ambeien

Ambeien adalah penyakit yang timbul karena kurangnya konsumsi serat. Pecahnya pembuluh darah di anus akan menimbulkan nyeri yang luar biasa dan sangat mengganggu. Ambeien akan menyebabkan ketidaknyamanan bagi penderitanya. Mereka akan kesulitan berdiri apalagi duduk. Buah matoa mengandung tinggi serat dan vitamin yang akan membantu mengobati penyakit ambeien. Anda bisa mengkonsumsinya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan cepat.

  1. Mencegah Hipertensi

Hipertensi bisa muncul karena berbagai sebab. Aliran darah yang tidak lancar, pembuluh darah yang menyempit ataupun kemungkinan karena infeksi pada saluran pembuluh darah adalah beberapa faktor pemicu terkena penyakit hipertensi. Buah matoa bisa dipergunakan untuk mengontrol tekanan darah agar menjadi stabil. Hal ini akan meringankan kerja jantung dalam memompa darah keseluruh bagian tubuh. Mengkonsumsi buah matoa secara rutin akan memberikan efek penurunan tekanan darah.

  1. Meningkatkan Stamina Tubuh

Aktifitas setiap hari yang cukup padat, akan berakibat tubuh mudah lelah karena kekurangan energi. Energi tidak hanya didapatkan dari makanan seperti karobohidrat saja. Anda membutuhkan tambahan energi berupa kadar gula yang cukup tinggi namun baik untuk bisa meningkatkan stamina tubuh secara cepat. Dengan mengkonsumsi buah matoa, Anda akan mendapatkan tambahan energi dalam waktu singkat dan mengembalikan stamina tubuh.

  1. Menurunkan Ketegangan Saraf

Buah matoa mengandung senyawa yang bisa menyebabkan kantuk. Ketika syaraf Anda terasa tegang dan membutuhkan ketenangan, Anda bisa mengkonsumsi buah matoa agar syaraf lebih rileks. Buah ini bisa digunakan sebagai obat tidur yang alami.

  1. Mengandung antioksidan

Antioksidan adalah zat yang memiliki kemampuan dan peran aktif untuk melawan radikal bebas yang tersebar dalam tubuh. Radikal bebas yang dibiarkan berkeliaran dalam tubuh akan berbahaya dan dapat memicu timbulnya kanker. Radikal bebas ini akan membangunkan sel kanker yang memang sudah ada dalam tubuh. Oleh sebab itu, mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti buah matoa adalah salah satu cara pencegahan munculnya kanker.

UNTUK KECANTIKAN

Mencegah Penuaan Dini

Penuaan dini terjadi karena hilangnya elastisitas kulit Anda. Ditandai dengan munculnya garis halus atau yang biasa disebut keriput. Buah matoa mengandung antioksidan dan vitamin E yang tinggi yang bisa mengembalikan kelenturan dan elastisitas kulit Anda. Dengan demikian, munculnya garis halus akan segera teratasi. Vitamin C dan vitamin E juga berfungsi untuk membantu regenerasi sel kulit agar lebih cepat dan efektif. Kulit Anda yang kering dan mati akan segera tergantikan oleh sel kulit baru sehingga Anda akan tampak lebih muda.

Mencegah Munculnya Jerawat

Jerawat muncul akibat penyumbatan pori-pori pada permukaan kulit. Penyumbatan ini akan menjadi infeksi jika tidak segera dikeluarkan. Kandungan vitamin dalam buah matoa diketahui bermanfaat untuk menangkal munculnya jerawat. Oleh sebab itu, orang yang rajin mengkonsumsi buah matoa akan terhindar dari gangguan jerawat.

Melembabkan Kulit

Sungguh ajaib bahwa buah matoa ini juga berfungsi untuk melembabkan kulit cantik Anda. Jika Anda memakannya secara teratur, Anda akan mendapatkan kulit yang lembab dan bersinar. Semua itu karena kandungan senyawa dalam buah matoa seperti vitamin E, vitamin C dan lain sebagainya.

Mencerahkan Kulit

Tidak hanya melembabkan, buah matoa juga bisa memutihkan kulit tubuh dan wajah Anda. Lagi-lagi karena kandungan vitamin E dan vitamin C nya yang sangat tinggi. Vitamin inilah yang akan berperan penting mengembalikan kecerahan kulit Anda yang menjadi lebih gelap karena paparan sinar matahari.

Melindungi Kulit dari Sinar UV

Aktifitas kita sehari-hari yang sering berada di luar lingkungan akan menyebabkan kita sering terkena sinar matahari secara langsung. Sinar matahari pada jam-jam tertentu memang sangat baik yaitu antara pukul 7 hingga 9 pagi. Namun selain di jam itu, sinar matahari mengandung UV yang akan mampu merusak kelembaban, kecerahan dan elastisitas kulit tubuh dan wajah Anda. Maka tidak heran, orang-orang yang bekerja di lapangan sering menjadi lebih gelap dan tampak lebih tua. Mengkonsumsi buah matoa yang kaya akan vitamin C dan E akan membuat Anda terhindar dari kehilangan elastisitas dan kecerahan kulit lebih jauh.

UNTUK IBU HAMIL

  • Meningkatkan kekebalan tubuh Ibu dan janinIbu hamil diupayakan untuk tidak mengidap penyakit apapun meskipun itu hanya penyakit ringan seperti flu. Mengapa? Karena jika ibu hamil mengonsumsi obat untuk mengatasi penyakitnya, dikhawatirkan obat tersebut akan berpengaruh pada janin yang dikandung. Itulah sebabnya ibu hamil harus menjaga dirinya baik-baik agar tidak jatuh sakit. Oleh sebab itu, disarankan untuk ibu hamil mengonsumsi buah matoa yang mengandung vitamin C tinggi agar memiliki kekebalan tubuh yang lebih kuat demi melawan terserangnya penyakit.
  • Mengurangi resiko penyakit jantungBuah matoa memiliki kemampuan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit jantung pada ibu hamil. Vitamin C-nya yang cukup tinggi dipercaya dapat mengurangi resiko serangan jantung.
  • Mengurangi stress pada ibuWanita yang sedang hamil rawan mengalami terjadinya perubahan hormon. Perubahan hormon inilah yang akan berakibat pada suasana hati yang kurang baik atau emosi yang tidak terkontrol.
  • Manfaat buah matoa untuk ibu hamil adalah sebagai pengobat stress yang terjadi pada ibu. Menyehatkan kulit ibu dan janinPada wanita hamil, permasalahan sekitar kulit sangat mungkin untuk muncul seperti kering, pecah-pecah, kusam dan permasalahan lainnya. Semua permasalahan ini dapat diatasi dengan cara mengonsumsi buah matoa secara rutin namun tetap dalam jumlah yang terbatas

Manfaat lainnya

  • Batang pohon matoa dapat dipergunakan untuk mengobati luka. Umumnya, batang yang masih muda dioleskan pada bagian tubuh yang terluka. Batang pohon matoa juga diketahui memiliki antibiotik yang tinggi yang bisa mencegah timbulnya infeksi. Pohon matoa dapat dipergunakan untuk menurunkan demam. Anda bisa merebus potongan kulit pada bagian batang kemudian gunakanlah untuk mandi. Batang pohon matoa memiliki struktur yang keras. Ukurannya pun cukup besar. Oleh sebab itu, banyak orang yang memanfaatkan batang kayu ini sebagai bahan kayu bangunan untuk tiang penyangga rumah.Selain sebagai kayu pendukung membuat rumah, batang kayu pohon matoa juga biasanya dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan perahu. Struktur kayunya yang cukup kokoh sehingga dipercaya untuk dipergunakan sebagai bahan dasar perahu. Motif kayu pada batang pohon matoa juga terbilang cukup bagus. Tidak sedikit orang yang kemudian memanfaatkan hal ini sebagai motif untuk mebel-mebel perlengkapan rumah tangga seperti kursi, dipan ataupun lemari. Untuk bagian batang yang tidak terlalu besar, biasanya dimanfaatkan sebagai kayu bakar atau bahan dasar pembuatan arang. Proses memasak menggunakan arang kayu dari batang pohon matoa akan menghasilkan masakan yang lebih lezat dibandingkan dengan menggunakan kompor biasa.
  • Daun buah matoa bisa dimanfaatkan sebagai obat batu ginjal. Munculnya batu ginjal akan menjadi hal yang tidak menyenangkan sekaligus membuat tidak nyaman pada penderitanya. Anda akan merasakan nyeri yang tidak tertahan. Adanya batu ginjal ini memungkinkan penderita akan mengalami buang air kecil yang bercampur darah, nyeri pada pinggang dan selangkangan serta berbagai gejala yang lainnya. Mengkonsumsi ramuan daun buah matoa akan membantu Anda menghancurkan batu ginjal sedikit demi sedikit. Selain batu ginjal, ramuan daun buah matoa juga bisa untuk mengobati batu empedu. Batu empedu adalah sebuah kristal yang terbentuk di dalam saluran empedu. Kristal ini menghambat saluran empedu dan merusak fungsi kinerja empedu. Ramuan daun buah matoa diketahui dapat menghancurkan kristal keras dalam empedu.

Buah mungil dari pedalaman Papua ini ternyata memiliki puluhan manfaat yang bisa diambil. Tidak banyak yang menyangka jika buah ini merupakan salah satu dari sekian banyak obat alami yang tersedia di lingkungan sekitar. Buah matoa sekarang mudah sekali dijumpai di toko buah, supermarket hingga di pasar tradisional. Anda akan dengan mudah menemui buah yang satu ini.

Sumber:: https://id.wikipedia.org/wiki/Matoa

https://www.bisnisonlinekita.net/2019/05/buah-matoa.html

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR